ANALISIS KETIMPANGAN WILAYAH ANTAR KABUPATEN/ KOTA DI PROVINSI SUMATERA SELATAN TAHUN 2011-2015

Penulis

  • Lisa Hermawati Program Studi Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi, Universitas Baturaja
  • Misnalia Misnalia Program Studi Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi, Universitas Baturaja

Kata Kunci:

PDRB, Indeks Williamson (Wi), Indeks Gini

Abstrak

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui sejauh mana ketimpangan wilayah antar kabupaten/kota diprovinsi sumatera selatan. Data yang digunakan yaitu data PDRB Kabupaten/Kota Provinsi Sumatera Selatan dan data PDRB Kabupaten/Kota atas dasar harga konstan 2010. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis Indeks Williamson (WI) , Analisis Indeks Gini (IG). Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa: (1) analisis Indeks Williamson dari 17 Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Selatan Hasil penghitungan Indeks Williamson bahwa dari 17 Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Selatan hanya 5 Kabupaten/Kota yang sangat merata bila mendekati nol, misalnya Kabupaten OKU, Kabupaten Lahat, Kabupaten Muara Enim, Kabupaten Musi Rawas, dan Kabupaten Oku Timur. Dan 12 Kabupaten/Kota lainnya sangat timpang karena mendekati 1. Berdasarkan analisis Indeks Gini dari 17 Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Selatan Hasil penghitungan Indeks GiniĀ  bahwa dari 17 Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Selatan bahwa hanya ada 10 Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Selatan yang angka nya berkisar antara nol (pemerataan sempurna) terdiri dari Kabupaten Ogan Komering Ilir, Kabupaten Banyuasin, Kabupaten Oku Selatan, Kabupaten Ogan Ilir, Kabupaten Empat Lawang, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir, Kabupaten Musi Rawas Utara, Kota Palembang, Kota Lubuk Linggau dan Kota Prabumulih. Sedangkan 7 Kabupaten/Kota lainnya nilainya hingga satu (ketimpangan sempurna) seperti Kabupaten Musi Rawas, Kabupaten Muara Enim, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, Kabupaten Musi Banyuasin dan Kota Pagar Alam.

Diterbitkan

2017-12-10

Terbitan

Bagian

Articles